MAKANAN YANG HARUS DIHINDARI BAGI
ANAK AUTIS :
· Makanan
yang mengandung gluten, yaitu semua makanan dan minuman yang dibuat dari
terigu, havermuth, dan oat misalnya roti, mie, kue-kue, cake, biscuit, kue
kering, pizza, macaroni, spageti, tepung bumbu, dan sebagainya.
·
Produk-produk
lain seperti soda kue, baking soda, kaldu instant, saus tomat dan saus lainnya,
serta lada bubuk, mungkin juga menggunakan tepung terigu sebagai bahan
campuran. Jadi, perlu hati-hati pemakaiannya. Cermati/baca label pada
kemasannya.
·
Makanan
sumber kasein, yaitu susu dan hasil olahnya misalnya, es krim, keju, mentega,
yogurt, dan makanan yang menggunakan campuran susu.
·
Daging,
ikan, atau ayam yang diawetkan dan diolah seperti sosis, kornet, nugget,
hotdog, sarden, daging asap, ikan asap, dan sebagainya. Tempe juga tidak
dianjurkan terutama bagi anak yang alergi terhadap jamur karena pembuatan tempe
menggunakan fermentasi ragi.
·
Buah dan
sayur yang diawetkan seperti buah dan sayur dalam kaleng.
·
Roti,
pastry, biscuit, kue-kue dan makanan sejenis roti, yang menggunakan gula dan
yeast.
·
Semua
jenis keju.
·
Daging,
ikan atau ayam olahan seperti daging asap, sosis, hotdog, kornet, dan
lain-lain.
·
Macam-macam
saus (saus tomat, saus cabai), bumbu/rempah, mustard, monosodium glutamate,
macam-macam kecap, macam-macam acar (timun, bawang, zaitun) atau makanan yang
menggunakan cuka, mayonnaise, atau salad dressing.
·
Semua
jenis jamur segar maupun kering misalnya jamur kuping, jamur merang, dan
lain-lain.
·
Buah
yang dikeringkan misalnya kismis, aprokot, kurma, pisang, prune, dan lain-lain.
·
Fruit
juice/sari buah yang diawetkan, minuman beralkohol, dan semua minuman yang
manis.
·
Sisa
makanan juga tidak boleh diberikan karena jamur dapat tumbuh dengan cepat pada
sisa makanan tersebut, kecuali disimpan dalam lemari es. ( Makanan
tersebut dianjurkan untuk dihindari 1-2 minggu. Setelah itu, untuk mencobanya
biasanya diberikan satu per satu. Bila tidak menimbulkan gejala, berarti dapat
dikonsumsi)
·
Anak
autis umumnya menderita alergi berat. Makanan yang sering menimbulkan alergi
adalah ikan, udang, telur, susu, cokelat, gandum/terigu, dan bias lebih banyak
lagi. Cara mengatur makanan untuk anak alergi dan intoleransi makanan,
pertama-tama perlu diperhatikan sumber penyebabnya. Makanan yang diduga
menyebabkan gejala alergi/intoleransi harus dihindarkan. Misalnya, jika anak
alergi terhadap telur, maka semua makanan yang menggunakan telur harus
dihindarkan. Makanan tersebut tidak harus dipantang seumur hidup. Dengan
bertambahnya umur anak, makanan tersebut dapat diperkenalkan satu per satu,
sedikit demi sedikit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar